UMA Gelar Lokakarya Biodiversity UI Greenmetric

02
Jun
2025
Category Kampus
Posted By Arief

Universitas Medan Area (UMA) sukses menyelenggarakan Lokakarya
Biodiversity UI Greenmetric secara daring melalui platform Zoom pada
Rabu, 28 Mei 2025. Acara ini diikuti oleh para pimpinan perguruan tinggi
dari seluruh Indonesia dengan mengusung tema “Doing SDGs in Higher Education: The Story of Our Institution and Society”.



Lokakarya ini menjadi wadah penting dalam menguatkan komitmen
pelaksanaan Sustainable Development Goals (SDGs) khususnya pada aspek
keanekaragaman hayati di lingkungan pendidikan tinggi. Para peserta
berbagi pengalaman dan inspirasi terkait langkah-langkah nyata yang
telah dan akan dilakukan oleh institusi serta masyarakat dalam
mewujudkan pembangunan berkelanjutan.



Rektor Universitas Medan Area, Prof. Dr. Dadan Ramdan, M.Eng., M.Sc.,
bersama Kordinator Nasional UI Greenmetric Indonesia, Prof. Dr. Ir.
Hariyanto, S.T., M.Sc., IPU, dan Chairperson Greenmetric World
University Rankings, Prof. Dr. Ir. Riri Fitri Sari, M.M., M.Sc., turut
memberikan sambutan sekaligus membuka secara resmi kegiatan lokakarya
tersebut.





Dalam sambutannya, Prof. Dr. Dadan Ramdan menyampaikan apresiasi yang
tinggi kepada seluruh narasumber dan pimpinan perguruan tinggi yang
berpartisipasi. Ia menegaskan bahwa lokakarya ini merupakan refleksi
komitmen bersama dalam mendukung agenda SDGs, khususnya terkait
pelestarian keanekaragaman hayati di lingkungan kampus.



“Keanekaragaman hayati bukan hanya menjadi isu ekologis, melainkan
juga bagian integral dari pembangunan berkelanjutan, pendidikan
karakter, dan inovasi yang harus diperkuat oleh perguruan tinggi sebagai
pusat ilmu pengetahuan dan penggerak perubahan,” ujar Rektor UMA.





Prof. Dadan Ramdan juga mengajak seluruh peserta dan masyarakat luas
untuk meningkatkan kesadaran akan peran strategis perguruan tinggi dalam
menjaga kelestarian bumi. Selain itu, ia menekankan pentingnya
membangun jejaring antar institusi dan memperkuat keterhubungan antara
sains dan masyarakat demi masa depan lingkungan yang lebih lestari.



“Melalui forum ini, kami berharap muncul berbagai ide dan kolaborasi
inovatif dari para akademisi, institusi, dan komunitas kampus yang dapat
menguatkan posisi Indonesia di kancah global dalam mewujudkan kehidupan
berkelanjutan. Hal ini tentu membawa manfaat nyata bagi institusi dan
lingkungan sekitar,” tambahnya.



Sementara itu, Prof. Dr. Ir. Hariyanto, M.Sc., IPU, selaku Kordinator
Nasional UI Greenmetric Indonesia, menegaskan bahwa lokakarya ini
merupakan bagian dari gerakan global yang memotret dan mendorong
komitmen perguruan tinggi dalam menciptakan kampus yang berkelanjutan
dan ramah lingkungan.





“Tema lokakarya mengajak kita semua untuk merefleksikan bagaimana
institusi pendidikan tinggi terus berkontribusi nyata terhadap
pencapaian SDGs, khususnya melalui pelestarian keanekaragaman hayati
yang ada di kampus,” ujarnya.



Menurut Prof. Hariyanto, keanekaragaman hayati di kampus bukan hanya
elemen estetika semata, melainkan juga berperan sebagai laboratorium
hidup, pusat pembelajaran, dan ekosistem yang vital dalam mendukung
keberlanjutan. Ia menegaskan pentingnya integrasi prinsip SDGs dalam
pelaksanaan tridarma perguruan tinggi sebagai respons terhadap tantangan
lingkungan saat ini.





“Saya berharap lokakarya ini dapat memunculkan perspektif baru dan
solusi konkret yang mampu diimplementasikan oleh kampus-kampus di
seluruh Indonesia, serta memperkuat jejaring kerja untuk masa depan yang
lebih hijau dan berkeadilan,” tambahnya.



Pada kesempatan yang sama, Prof. Dr. Ir. Riri Fitri Sari, M.M.,
Chairperson Greenmetric World University Rankings, menyoroti pentingnya
pembahasan keanekaragaman hayati dalam beberapa tahun terakhir. Ia
mengingatkan bahwa lebih dari 60 persen keanekaragaman hayati mengalami
penurunan signifikan akibat perubahan iklim dan aktivitas manusia.



“Menjaga dan mengembangkan flora serta fauna di lingkungan kampus
menjadi hal yang sangat krusial. Banyak kampus telah mengambil peran
khas dalam pelestarian tersebut sebagai wujud tanggung jawab bersama,”
ungkap Prof. Riri.



Di akhir sesi, Asep Perry M. Athorized, S.P., Kepala Bidang Tata
Lingkungan dan Penatagunaan Hutan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan
Provinsi Sumatera Utara, mewakili Gubernur Sumatera Utara menyampaikan
bahwa lingkungan hidup merupakan program prioritas Pemerintah Provinsi
Sumatera Utara. Pemprov siap mendukung serta berdiskusi untuk mewujudkan
kampus hijau yang berkarakter khas daerah Sumatera Utara.





Lokakarya ini dibuka dengan sesi pertama yang menghadirkan paparan
mengenai overview biodiversity dalam UI Greenmetric Indonesia oleh Dr.
Junaidi, M.A. (Wakil Ketua UI Greenmetric). Sesi kedua diisi dengan
sharing best practice pengelolaan keanekaragaman hayati di kampus oleh
Prof. Dr. Dadan Ramdan (Rektor UMA), Dr. Ir. Andrey Andoko, M.Sc.
(Rektor Universitas Multimedia Nusantara), Dr. rer. agr. Eva Anggraini,
S.Pi., M.Si. (Direktur Konektivitas Global IPB University), dan Ika
Listiana, M.Si. (Sekretaris Tim Pengembangan Kampus Berkelanjutan dan
Berwawasan Lingkungan UIN Raden Intan Lampung).