Sosialisasi Instrumen LAM Teknik 2025 Mengacu pada Permendikbudristek No. 53 Tahun 2023
Medan, 30 April 2025 – Lembaga Akreditasi Mandiri (LAM) Teknik
menggelar acara Sosialisasi Instrumen LAM Teknik 2025 yang mengacu pada
Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
(Permendikbudristek) No. 53 Tahun 2023, bekerja sama dengan Universitas
Medan Area. Kegiatan ini diselenggarakan di Convention Hall Hj. Siti
Mariani, Gedung Perpustakaan Lantai 3, Kampus 1 Universitas Medan Area,
dan dihadiri oleh berbagai pihak penting dari dunia pendidikan di
Sumatera Utara.
Sosialisasi ini diikuti oleh sejumlah peserta yang terdiri dari
Rektor Universitas Medan Area, Dekan Fakultas Teknik, seluruh Kepala
Program Studi Fakultas Teknik, dosen Fakultas Teknik, serta peserta dari
kampus-kampus lain yang ada di lingkungan Sumatera Utara. Tujuan utama
dari acara ini adalah untuk memberikan pemahaman mendalam mengenai
instrumen akreditasi yang baru, yang diharapkan dapat meningkatkan
kualitas pendidikan di bidang teknik.

Sambutan Rektor Universitas Medan Area
Pada pembukaan acara, Rektor Universitas Medan Area, Prof. Dr. Dadan
Ramdan, M.Eng., M.Sc. menyampaikan sambutan hangat kepada seluruh
peserta yang hadir. Beliau mengungkapkan pentingnya kegiatan sosialisasi
ini sebagai langkah awal yang signifikan dalam menjawab tantangan dunia
pendidikan tinggi di Indonesia, terutama dalam hal peningkatan kualitas
program studi teknik melalui akreditasi yang lebih terstruktur dan
berbasis pada perkembangan terbaru. "Universitas Medan Area berkomitmen
untuk mendukung penuh inisiatif ini, yang sejalan dengan upaya kami
untuk meningkatkan kualitas akademik dan daya saing nasional di tingkat
global," ujar Prof. Dadan.

Penyampaian Materi oleh Para Pemateri
Acara dimulai dengan sesi pertama yang menghadirkan Prof. Ir. Meilana Dharma Putra, ST, M.Sc. Ph.D., IPM, yang menyampaikan materi mengenai Kebijakan dan Gambaran Umum
terkait Instrumen LAM Teknik 2025. Dalam paparan ini, Prof. Meilana
memberikan wawasan terkait peran kebijakan terbaru dalam membentuk
standar kualitas pendidikan teknik di Indonesia.
Selanjutnya, Prof. Ir. Setia Abikusna, ST, MT, IPM, ASEAN Eng menyampaikan materi mengenai Laporan Kinerja Perguruan Tinggi,
yang memaparkan cara menyusun laporan yang efektif dan sesuai dengan
standar yang ditetapkan dalam akreditasi. Materi ini memberikan gambaran
jelas tentang bagaimana perguruan tinggi diharapkan untuk melaporkan
capaian kinerja mereka dalam berbagai aspek.

Prof. Ir. Leni Sophia Heliani, ST, M.Sc., D.Sc., IPU, dalam pemaparannya tentang Edusquad,
membahas inovasi-inovasi terbaru dalam pendidikan tinggi yang dapat
membantu meningkatkan kualitas program studi teknik. Beliau menekankan
pentingnya penggunaan teknologi dan platform berbasis digital untuk
memfasilitasi pembelajaran dan kolaborasi antar institusi.
Setelah sesi pagi, kegiatan dilanjutkan dengan waktu istirahat
(ISHOMA) yang memberikan kesempatan bagi para peserta untuk berinteraksi
dan berdiskusi lebih lanjut.

Sesi Siang dan Tanya Jawab
Pada sesi siang, Prof. Ir. Meilana Dharma Putra kembali mengisi materi mengenai Laporan Evaluasi Diri.
Dalam sesi ini, beliau menjelaskan tentang pentingnya evaluasi diri
bagi perguruan tinggi dalam rangka meningkatkan kualitas dan relevansi
kurikulum yang diajarkan, serta untuk memenuhi standar yang ditetapkan
oleh LAM Teknik.
Pemateri terakhir, Prof. Ir. Markus Hartono, ST, M.Sc., Ph.D., CHFP, IPU, ASEAN Eng,
menyampaikan materi terkait pengembangan dan implementasi
program-program di bidang teknik yang memenuhi standar nasional maupun
internasional.
Setelah sesi materi selesai, kegiatan diakhiri dengan sesi tanya
jawab, di mana peserta dapat mengajukan pertanyaan langsung kepada para
pemateri mengenai topik-topik yang telah dibahas.
