Dosen FEB UMA Laksanakan Sosialisasi Literasi Keuangan kepada Siswa SMK Wira Kesuma Jaya

08
Aug
2025
Category Kampus
Posted By Arief

Sebagai bentuk implementasi Program Kemitraan Masyarakat (PKM),
dosen-dosen dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Medan Area (FEB
UMA) melaksanakan kegiatan sosialisasi literasi keuangan bertajuk "Pengenalan Literasi Keuangan Sederhana bagi Siswa SMK Wira Kesuma Jaya".
Kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan pemahaman dasar mengenai
pentingnya perencanaan keuangan dan investasi sejak usia dini, khususnya
bagi generasi Z.

Ketua tim PKM, Rana Fathinah Ananda, SE., M.Si (Dosen Prodi Akuntansi FEB UMA), bersama anggota tim Aditya Amanda Pane, SE., M.Si (Dosen Prodi Akuntansi) dan Nindya Yunita, S.Pd., M.Si (Dosen Prodi Manajemen), menjelaskan bahwa kegiatan ini telah dilaksanakan pada tanggal 8 hingga 10 Mei 2025 lalu di SMK Wira Kesuma Jaya, Jalan Namorat, Desa Timbang Lawan, Kecamatan Namorambe, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara.

“Kegiatan ini berfokus pada pengenalan dasar pengelolaan keuangan,
konsep utang, serta pentingnya investasi jangka panjang bagi para siswa.
Kami juga menyampaikan berbagai informasi terkait risiko dan manfaat
investasi serta pentingnya membangun kebiasaan finansial yang sehat
sejak usia sekolah,” ujar Rana Fathinah dalam keterangannya di Kampus II
UMA, Jalan Sei Serayu/Setia Budi, Medan, Jumat (25/7/2025).

Lebih lanjut, sosialisasi ini juga menekankan pentingnya disiplin
menabung, menghindari perilaku konsumtif, serta bijak dalam mengelola
keuangan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa para siswa SMK—yang merupakan
bagian dari generasi Z—menunjukkan peningkatan kesadaran terhadap
pentingnya perencanaan keuangan dan mulai memiliki minat terhadap
investasi sebagai langkah awal menuju kemandirian finansial.

“Para siswa ini hidup di era digital yang begitu dekat dengan
teknologi, namun masih banyak yang belum memahami manfaat teknologi
finansial, terutama terkait investasi,” tambah Rana. Oleh karena itu,
program ini hadir sebagai solusi agar para siswa memiliki bekal literasi
keuangan yang memadai, sehingga mampu menyusun perencanaan keuangan
yang matang untuk masa depan.

Tak hanya itu, tim PKM juga memberikan pengenalan tentang analisis
dasar berbagai pilihan investasi yang sesuai dengan karakteristik dan
kebutuhan generasi muda, agar dapat diaplikasikan dalam rencana keuangan
jangka panjang.

Aditya Amanda Pane, SE., M.Si menambahkan bahwa
sebelum kegiatan ini dilaksanakan, mayoritas siswa belum memahami
pentingnya pengelolaan anggaran pribadi dan belum mengetahui cara
menyusun perencanaan keuangan yang efektif. Bahkan, kesadaran terhadap
bahaya utang konsumtif juga masih rendah.

“Alhamdulillah, setelah pelaksanaan kegiatan ini, siswa mulai
memahami bagaimana mengelola keuangan dengan lebih bijak. Mereka juga
sudah diperkenalkan pada penggunaan aplikasi digital dalam mengatur
keuangan melalui metode sharing knowledge dan focus group discussion (FGD) yang kami fasilitasi bersama mahasiswa FEB UMA,” jelas Aditya.

Sementara itu, Nindya Yunita, S.Pd., M.Si
menyimpulkan bahwa pendekatan kreatif dan relevan sangat diperlukan
dalam menyampaikan materi literasi keuangan kepada generasi Z yang
dikenal sebagai digital native. Dengan pendekatan yang sesuai dengan
gaya belajar dan komunikasi mereka, materi literasi keuangan akan lebih
mudah diterima dan diimplementasikan.





















“Pemahaman yang baik tentang pengelolaan keuangan, perencanaan
finansial, pentingnya menabung, dan menghindari utang konsumtif akan
menjadi fondasi penting bagi generasi muda untuk mencapai kestabilan
finansial di masa depan,” tutup Nindya.