Widyakarya Mahasiswa Magister Ilmu Hukum Pascasarjana UMA Stambuk 2024 di Kuala Lumpur, Malaysia

13
Oct
2025
Category Kampus
Posted By Arief

Program Studi Magister Ilmu Hukum Pascasarjana Universitas Medan Area
(UMA) melaksanakan kegiatan Widyakarya bagi mahasiswa Stambuk 2024 pada
tanggal 1–2 Oktober 2025 di Kuala Lumpur, Malaysia.

Kegiatan ini menjadi ruang akademik sekaligus forum dialog lintas
negara yang bertujuan memperluas wawasan mahasiswa dan dosen dalam
pengembangan ilmu hukum yang relevan dengan tantangan global. Pada
kesempatan tahun ini, Widyakarya difokuskan pada mini riset mengenai isu
penegakan hukum tindak pidana korupsi di Indonesia dan Malaysia.

Pada hari pertama, rombongan mahasiswa bersama dosen pendamping dan
fungsionaris Magister Ilmu Hukum UMA melakukan kunjungan ke Fakulti
Undang-Undang Universiti Teknologi MARA (UiTM), Shah Alam, Selangor.
Kehadiran rombongan disambut hangat oleh Timbalan Dekan (Hal Ehwal
Pelajar) Prof. Madya Dr. Azhani Binti Arshad, Ketua Pusat Khidmat
Undang-Undang Dr. Rozlinda Binti Abdullah, Ketua Pusat Pengajian
Undang-Undang Dr. Adlan Abdul Bin Razak, Ketua Pusat Pengajian
Pascasiswazah dan Profesional Dr. Nor Akmal Binti Hasmin, Ketua Pusat
Pengajian (DLSA) Dr. Noraiza Binti Abdul Rahman, serta Pegawai
Perhubungan Hal Ehwal Antarabangsa Dr. Muhammad Fikri Bin Othman.

Dalam sesi diskusi, mahasiswa memperoleh pemahaman mendalam mengenai
regulasi tindak pidana korupsi di Malaysia, mulai dari pengaturan sanksi
pidana hingga peran lembaga berwenang dalam penyelidikan dan
penyidikan. Selain itu, mahasiswa juga mendapatkan informasi terkait
peluang studi lanjut program doktoral di UiTM. Kegiatan diakhiri dengan
pertukaran cinderamata dan sesi foto bersama.

Rangkaian Widyakarya berlanjut pada hari kedua dengan kunjungan ke
Istana Kehakiman di Putrajaya, Malaysia. Rombongan disambut oleh Dr.
Kamarul (Corporate Communication, Pembantu Muzium) dan Ahmad Fairuz Bin
Mohd Puzi (Corporate Communication, Deputy Registrasi). Pada kesempatan
ini, mahasiswa mengikuti diskusi mengenai perbandingan sistem penegakan
hukum tindak pidana korupsi serta struktur peradilan di Malaysia.

Selain itu, rombongan juga berkesempatan mengunjungi Museum Istana
Kehakiman (Justice Museum) dan Perpustakaan Mahkamah Persekutuan
Malaysia yang berfungsi sebagai pusat sumber informasi hukum untuk
hakim, pengacara, pegawai pengadilan, dan peneliti hukum.

















Melalui kegiatan ini, Widyakarya tidak hanya memperkuat jejaring
akademik antara Pascasarjana UMA dengan institusi penegakan hukum di
Malaysia, tetapi juga memberikan pengalaman berharga bagi mahasiswa
untuk memahami dinamika penegakan hukum korupsi secara komparatif.