UMA Dorong Desa Gunung Ambat Menuju Desa Mandiri Berkelanjutan

12
Sep
2025
Category Kampus
Posted By Arief

Universitas Medan Area (UMA) kembali menorehkan prestasi dengan berhasil meraih hibah Program Desa Binaan (PDB)
tahun kedua dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi
(Kemdiktisaintek). Program multi years selama tiga tahun ini berfokus
pada pengembangan Desa Gunung Ambat sebagai desa mandiri sawit yang
berdaya saing dan berkelanjutan.

Tim pelaksana PDB UMA diketuai oleh Dr. Rosliana Lubis, S.Si., M.Si. (Ilmu Kimia UMA) bersama anggota Dr. Effiati Juliana Hasibuan (Ilmu Komunikasi UMA), Dr. Ahmad Prayudi (Manajemen UMA), serta Affandi, S.T., M.T. (Teknik Mesin UMSU).

Pada tahun kedua pelaksanaan (2025), kegiatan difokuskan pada dua bidang utama, yaitu:



  1. Pemanfaatan lahan bengkok desa seluas 2 hektar dengan penanaman bibit kelapa sawit melalui tahapan land clearing,
    pemupukan, hingga penanaman. Pola tanam 8 x 9 meter dengan 138 lubang
    per hektar diterapkan menggunakan pupuk organik agar produktif dan
    berkelanjutan.




  2. Inovasi pengolahan pelepah kelapa sawit menjadi lidi bernilai jual tinggi.
    Tim UMA menyerahkan hibah mesin pemisah lidi kepada Kepala Desa Gunung
    Ambat, Sukardi Ginting, guna meningkatkan efisiensi produksi.



Menurut Dr. Rosliana, teknologi mesin ini memungkinkan lidi sawit
dihasilkan dengan kualitas lebih baik—berwarna cerah kekuningan—dengan
harga jual mencapai Rp7.500/kg (kering), lebih tinggi dibandingkan
metode manual yang hanya Rp5.000–Rp5.300/kg.

“Langkah ini tidak hanya menjadikan lahan tidur lebih produktif,
tetapi juga menghadirkan peluang ekonomi baru yang berkelanjutan bagi
masyarakat,” ujarnya.















Program ini menjadi bukti nyata kolaborasi perguruan tinggi dan
masyarakat dalam mendukung visi Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden
menuju Indonesia Emas 2045. Melalui pemanfaatan aset desa dan inovasi
teknologi, UMA mendorong Desa Gunung Ambat berkembang sebagai desa
mandiri yang berdaya saing global.