Teknik Sipil UMA Gelar Kuliah Umum: Kupas Tuntas Inovasi Teknologi Beton di Indonesia
Program Studi Teknik Sipil Universitas Medan Area (UMA) kembali
menunjukkan komitmennya dalam memperkaya wawasan akademik mahasiswa
melalui penyelenggaraan Kuliah Umum bertema “Penerapan Teknologi Beton di Indonesia”.
Kegiatan ini digelar pada Senin, 7 Juli 2025, bertempat di Conference
Room HJ. Siti Mariani Harahap, Lantai 3 Gedung Perpustakaan UMA.

Acara dibuka secara resmi oleh Dekan Fakultas Teknik, Dr.Eng.
Supriatno, ST, MT, yang dalam sambutannya menggarisbawahi pentingnya
adaptasi terhadap kemajuan teknologi dalam dunia konstruksi.
“Perkembangan teknologi begitu pesat, bahkan saat kita tidur pun inovasi
terus berlangsung. Mahasiswa teknik harus siap menghadapi tantangan dan
senantiasa mengikuti perkembangan zaman,” ujarnya.

Kuliah umum ini menghadirkan narasumber ahli di bidang teknik sipil,
Bapak Fredy Kurniawan, ST, MT, M.Eng, Ph.D, yang menyampaikan materi
secara komprehensif mengenai berbagai inovasi teknologi beton yang telah
diterapkan di Indonesia. Materi yang disampaikan meliputi:
Beton Pracetak (Precast Concrete)
Beton Prategang (Prestressed Concrete)
Beton Ramah Lingkungan (Green Concrete)
Beton Bertulang (Reinforced Concrete)
Salah satu sorotan menarik dari pemaparan beliau adalah penerapan teknologi beton dalam pembangunan rumah Instan Tapi Permanen (InsTep),
yang digunakan oleh pemerintah sebagai solusi hunian cepat bagi korban
bencana erupsi Gunung Semeru. Contoh tersebut menjadi bukti nyata bahwa
teknologi beton tidak hanya efisien, tetapi juga berdampak langsung bagi
masyarakat luas.

Tak hanya berbagi pengetahuan, Bapak Fredy turut memberikan motivasi
kepada para mahasiswa agar aktif berpartisipasi dalam
kompetisi-kompetisi bidang teknik sipil sebagai sarana pengembangan diri
dan peningkatan daya saing di dunia profesional.

Melalui kegiatan ini, diharapkan para mahasiswa Teknik Sipil UMA
semakin memahami perkembangan terkini teknologi beton dan terdorong
untuk berinovasi serta mengimplementasikan ilmunya secara aplikatif
dalam dunia konstruksi modern.
