Rektor UMA Hadiri Peringatan Hari ASEAN ke-58 di Konsulat Malaysia Medan
Rektor Universitas Medan Area (UMA) menghadiri peringatan Hari ASEAN
ke-58 yang digelar di Gedung Konsulat Malaysia, Jalan Diponegoro, Medan
Polonia. Acara ini dipimpin langsung oleh Konsul Malaysia untuk Medan,
Shahril Nizam Abdul Malek, yang mengajak seluruh elemen bangsa, termasuk
Pemerintah Kota Medan, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, serta
masyarakat ASEAN untuk terus menjaga persatuan, stabilitas politik, dan
pertumbuhan ekonomi kawasan.
Dalam sambutannya, Shahril Nizam menekankan pentingnya peran ASEAN
sebagai wadah perdamaian dan stabilitas sejak didirikan pada 8 Agustus
1967. Ia mengungkapkan bahwa dalam satu dekade terakhir, pertumbuhan
demografi ASEAN mencapai 10,3 persen dengan jumlah penduduk yang
diproyeksikan mencapai 693,4 juta pada tahun 2025.

“Sebagai Ketua ASEAN, Malaysia terus mendorong persatuan antarnegara
untuk menjaga stabilitas politik, keamanan, dan ekonomi. ASEAN harus
tetap menjadi pilar utama perdamaian di Asia Tenggara,” ujarnya.
Shahril Nizam juga menyinggung konflik perbatasan Thailand dan
Kamboja pada Juli 2025 yang dinilai berpotensi merusak reputasi ASEAN.
Namun, Malaysia segera mengambil langkah diplomasi dengan memfasilitasi
mediasi melalui Perdana Menteri Anwar Ibrahim.
“Keduanya akhirnya menyepakati resolusi damai dengan tetap melibatkan
ASEAN sebagai mediator utama. Hal ini membuktikan bahwa kehadiran ASEAN
mampu menjaga perhimpunan negara tetap solid,” tambahnya.
Selain itu, ia mendorong Kota Medan dan Provinsi Sumatera Utara untuk
ikut berperan aktif sebagai motor penggerak perdamaian ASEAN melalui
generasi muda.
“Anak-anak kita, baik siswa maupun mahasiswa di Medan dan Sumatera
Utara, harus memahami peran dan fungsi ASEAN agar dapat melanjutkan
nilai persatuan ini di masa depan,” ungkapnya.
Salah seorang pelajar SMAN 1 Medan, Haufar Sinaga, yang turut hadir,
mengaku mendapatkan pengalaman berharga dari kegiatan tersebut.
“Pengetahuan tentang ASEAN, termasuk isu politik dan ekonomi, sangat
bermanfaat bagi kami sebagai generasi muda untuk menambah wawasan
internasional,” katanya.
