Fakultas Pertanian UMA dan Cikal Nursery Dorong Inovasi Pertanian Berbasis Zero Waste dan Digital Agripreneurship

24
Nov
2025
Category Kampus
Posted By Arief

Fakultas Pertanian Universitas Medan Area (UMA) bersama Unit Kegiatan
Mahasiswa (UKM) Cikal Nursery sukses menyelenggarakan Green Cikal Tani
Fair 2025: Expo dan Lokakarya PPK ORMAWA, yang berlangsung di pelataran
Gedung Rektorat Kampus I UMA.

Kegiatan ini menjadi wadah kolaboratif antara mahasiswa, masyarakat, dan
pelajar sekolah menengah dalam memperkenalkan berbagai inovasi
pertanian modern yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.

Prestasi Nasional: PPK ORMAWA Fakultas Pertanian UMA

Tahun 2025 menjadi momen istimewa bagi Fakultas Pertanian UMA setelah
berhasil meraih kepercayaan sebagai salah satu penerima Program
Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK ORMAWA) dari
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
(Kemendikbudristek).

Program ini bertujuan memperkuat peran organisasi mahasiswa (ORMAWA)
dalam pengabdian kepada masyarakat yang berdampak langsung pada
pembangunan desa.

Melalui PPK ORMAWA UKM Cikal Nursery, Fakultas Pertanian UMA
mengusung tema “Cikal Tani: Pemberdayaan Masyarakat Desa Bengkurung
Melalui Pembentukan Sanggar Tani Muda Berbasis Zero Waste Integrated
Farming System dan Digital Agripreneurship.”

Tema ini menjadi landasan utama berbagai inovasi yang ditampilkan dalam kegiatan Green Cikal Tani Fair 2025.

Expo dan Lokakarya: Edukasi Pertanian Berkelanjutan

Green Cikal Tani Fair 2025 menghadirkan beragam agenda menarik, mulai
dari pameran produk hasil pengabdian, expo inovasi pertanian unggulan,
hingga lokakarya edukatif mengenai sistem pertanian terpadu berbasis
zero waste.

Kegiatan ini turut melibatkan pelajar SMA di sekitar lingkungan kampus
serta mahasiswa dari berbagai fakultas, khususnya Fakultas Pertanian
UMA, untuk belajar langsung dari hasil inovasi mahasiswa.

Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Pertanian UMA, Dr. Siswa Panjang
Hernosa, SP, M.Si, menyampaikan apresiasi kepada tim PPK ORMAWA Cikal
Nursery atas keberhasilan menyelenggarakan kegiatan yang inspiratif dan
berdampak.

“Melalui Green Cikal Tani Fair, kami ingin menunjukkan bahwa
mahasiswa pertanian tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu
melahirkan solusi nyata bagi masyarakat. Ini adalah bentuk nyata
implementasi Tridharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam aspek
pengabdian kepada masyarakat,” ujarnya.

Inovasi Menuju Pertanian Zero Waste dan Digital

Pameran tersebut menampilkan berbagai hasil kegiatan mahasiswa,
antara lain pupuk organik cair, kompos padat, sistem pertanian terpadu
berbasis zero waste, hingga produk pangan olahan hasil pemberdayaan
masyarakat Desa Bengkurung.

Selain itu, mahasiswa juga memperkenalkan konsep Digital
Agripreneurship, yaitu sistem wirausaha pertanian berbasis teknologi
digital yang mempermudah promosi, penjualan, dan edukasi pertanian
modern.

Ketua Tim PPK ORMAWA Cikal Nursery menjelaskan bahwa penerapan Zero
Waste Integrated Farming System menjadi kunci menuju pertanian
berkelanjutan yang efisien dan ramah lingkungan.

“Kami berupaya membangun sistem pertanian tanpa limbah, di mana
seluruh hasil sampingan dapat dimanfaatkan kembali. Melalui
digitalisasi, kami juga ingin memperkenalkan agripreneurship agar petani
muda mampu bersaing di era modern,” ungkapnya.

Sinergi Kampus, Mahasiswa, dan Masyarakat

Kegiatan ini menjadi wujud nyata sinergi antara kampus, mahasiswa,
dan masyarakat dalam mendorong pembangunan sektor pertanian yang
inovatif dan berdaya saing.

Selain sebagai ajang apresiasi bagi mahasiswa, Green Cikal Tani Fair
juga menjadi ruang inspiratif bagi pelajar SMA yang hadir untuk
menumbuhkan minat terhadap dunia pertanian dan teknologi hijau.

Salah seorang peserta expo dari SMA Negeri di Medan mengungkapkan kesannya,

“Acara ini membuka wawasan kami bahwa pertanian kini sangat modern
dan menjanjikan. Banyak peluang bisnis yang bisa dikembangkan dari
pertanian berbasis teknologi.”

Menuju Pertanian Unggul dan Berkelanjutan









































Dengan semangat “Green Innovation for Future Agriculture”, Fakultas
Pertanian UMA terus mendorong mahasiswa untuk berinovasi melalui riset,
teknologi, dan kolaborasi dengan masyarakat.

Ke depan, program PPK ORMAWA Fakultas Pertanian UMA diharapkan menjadi
inspirasi bagi perguruan tinggi lain dalam mengembangkan kegiatan
pengabdian yang berdampak nyata, berkelanjutan, dan mendukung ketahanan
pangan nasional.