Dosen UMA Sosialisasikan Inovasi Bisnis Digital bagi Santri Rumah Tahfidz Miftahul Jannah

04
Jul
2025
Category Kampus
Posted By Arief

Dosen Universitas Medan Area (UMA) dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis
(FEB) serta Fakultas Sains dan Teknologi (FST) melaksanakan kegiatan
Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) dengan mengusung tema “Sosialisasi
Inovasi Bisnis Kalangan Remaja di Era Digital”. Kegiatan ini ditujukan
kepada para santri Yayasan Rumah Tahfidz Miftahul Jannah yang berlokasi
di Jalan Letda Sujono/Sosro No.106, Kelurahan Bantan, Kecamatan Medan
Tembung, Kota Medan. Sosialisasi berlangsung selama tiga hari, mulai 26
hingga 28 Mei 2025.

Kegiatan PKM ini diketuai oleh Hasbiana Dalimunthe, SE, M.Ak (Dosen
FEB UMA Prodi Akuntansi), dengan anggota tim terdiri dari Dr. Nisfa
Hanim, S.Si, M.Si dan Yudi Gebri Foenna, S.Si, M.Sc, keduanya merupakan
dosen dari Fakultas Sains dan Teknologi UMA. Tim juga dibantu oleh dua
mahasiswa, yaitu M. Fazhar Nasution dan Zikri Fadillah Salim. Kehadiran
tim disambut dengan antusias oleh para santri dan dewan guru yayasan.

Hasbiana Dalimunthe dalam penjelasannya di Kampus II UMA, Jalan Sei
Serayu/Setiabudi Medan, Senin (30/6/2025), menyampaikan bahwa pentingnya
memperkenalkan inovasi bisnis sejak usia remaja menjadi bagian dari
upaya menumbuhkan jiwa kewirausahaan yang tangguh dan adaptif terhadap
perkembangan zaman, khususnya di era digital.

“Kami berharap para santri mampu memahami konsep inovasi bisnis,
mulai dari menggali ide kreatif hingga mengubahnya menjadi produk atau
metode yang memiliki nilai guna,” ungkap Hasbiana.

Lebih lanjut, santri juga dibekali pengetahuan mengenai tahapan
inovasi bisnis seperti mengenali potensi diri, melakukan riset pasar,
menyusun rencana usaha, menggali akses pendanaan, hingga memanfaatkan
teknologi digital dalam memasarkan produk atau jasa. Mereka juga
didorong untuk aktif mengikuti pelatihan kewirausahaan, berjejaring
dengan pelaku bisnis lain, serta mengembangkan sikap konsisten dan fokus
terhadap tujuan bisnis yang dirintis.

“Para santri juga dikenalkan dengan berbagai jenis inovasi bisnis
seperti inovasi produk, model bisnis, proses, pemasaran, hingga inovasi
berbasis teknologi,” tambahnya.

Hasbiana menekankan bahwa menanamkan semangat inovasi sejak dini dapat membuka peluang ekonomi mandiri yang berkelanjutan.

“Kami berharap para santri dapat merancang inovasi yang sesuai dengan
kebutuhan zaman dan menjadi bekal dalam menciptakan peluang usaha sejak
muda,” tuturnya.



















Selain penyampaian materi, kegiatan ini juga mencakup sesi interaktif
berupa diskusi dan tanya jawab seputar tantangan dan solusi dalam
memulai bisnis berbasis inovasi. Kegiatan ini mendapat respons positif
dan semangat tinggi dari seluruh peserta serta pihak Yayasan Rumah
Tahfidz Miftahul Jannah.