UMA Peringkat 2 Perguruan Tinggi Terbaik di Sumatera Utara

UMA Peringkat 2 Perguruan Tinggi Terbaik di Sumatera Utara

Alhamdulillah, peringkat Webometrics Universitas Medan Area periode – I tahun 2017 baru saja resmi diterbitkan oleh webometrics.info. Webometric adalah suatu sistem yang memberikan penilaian terhadap seluruh universitas terbaik di dunia melalui website universitas tersebut. Webometrics melakukan pemeringkatan dan penilaian terhadap lebih dari 30.000 Perguruan Tinggi di seluruh dunia.

Universitas Medan Area pada periode Januari 2017  ini menempati peringkat ke-2 Perguruan Tinggi terbaik (Regional) se-Sumatera Utara dalam pemanfaatan web, penggunaan teknologi informasi dan komunikasi, sedangkan untuk peringkat Indonesia (Nasional) UMA meraih peringkat ke-77.

Kenaikan peringkat ini sangatlah drastis dari periode setiap tahunnya, semenjak kurun  tahun 2014 Universitas Medan Area peringkat dunia dari 17.000 lebih dan saat ini tahun 2017 menjadi peringkat 5.456, Alhamdulillah.

Penilaian Webometrics World Rank memiliki 4 komponen parameter penilaian yang menjadi indikator utama penilaian Webometrics ini, yaitu: Presence (20%), Impact (50%), Openness (15%), dan Excellence (15%).

Excellence merupakan jumlah artikel-artikel ilmiah publikasi perguruan tinggi yang bersangkutan yang terindeks di Scimago Institution Ranking dan di Google Scholar.

Presence adalah jumlah halaman website (html) dan halaman dinamik yang tertangkap oleh mesin pencari (Google), tidak termasuk rich files.

Impact merupakan jumlah eksternal link yang unik (jumlah backlink) yang diterima oleh domain web universitas (inlinks) yang tertangkap oleh mesin pencari (Google).

Openness merupakan jumlah file dokumen (Adobe Acrobat (.pdf), Adobe PostScript (.ps, .eps), Microsoft Word (.doc,.docx) and Microsoft Powerpoint (.ppt, .pptx) yang online/open di bawah domain website universitas yang tertangkap oleh mesin pencari (Google Scholar).

Sumber: http://webometrics.info/en/search/Rankings/uma.ac.id

Workshop Pengisian RKTS/EKTS Online, Blog Dosen dan E-Learning

Workshop Pengisian RKTS/EKTS Online, Blog Dosen dan E-Learning

InfoUMA- Dalam upaya meningkatkan Percepatan Mutu Unversitas Medan Area menggelar Workshop Tutorial Pengisian RKTS/EKTS Online, Blog Dosen dan E-Learning yang dilaksanakan oleh Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) Bekerjasama dengan Pusat data & Aplikasi Informasi (PDAI) kepada dosen-dosen dilingkungan Universitas Medan Area, pada Rabu, 28 Desember 2016 di Ruang Convention Hall Kampus I UMA, Jalan Kolam Nomor 1 Medan Estate.

Acara ini dihadiri oleh Rektor yang diwakili oleh Wakil rektor bidang keuangan dan administrasi Dr. Ir. Hj. Siti Mardiana, Msi, Kepala LPM Ir. Haniza, MT dan Dosen-Dosen dilingkungan Universitas Medan Area.

Tujuan dari acara ini adalah untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM), Khususnya dibidang Teknologi informasi, mengingat pesatnya perkembangan teknologi Informasi yang kini telah mewabah dalam segala bidang termasuk dibidang pendidikan.

Di lingkungan Universitas Medan Area sendiri telah mengimplementasikan bidang teknologi Informasi sebagai penunjang percepatan mutu dan pelayanan kepada mahasiswa dan steakholder.

Menurut Kepala LPM Ir. Haniza, MT pada semester sebelumnya telah dilaksanakan Pengisian Rencana Kerja Tridarma Semesteran (RKTS) dan (Evaluasi Kerja Tridarma Semesteran) EKTS secara online dilingkungan Universitas Medan Area.

Pengisian RKTS/EKTS online dirasa efektif karena tidak lagi menggunakan kertas sehingga kita dapat berkontribusi dalam masalah lingkungan.

Selain menerapkan paperless pengisian RKTS/EKTS dapat diisi dimanapun dan kapanpun dengan mengakses alamat rkts.uma.ac.id. Beliau mengatakan telah mengevaluasi Sistem RKTS/EKTS dan telah  mengupdate dan terus akan mengembangkan sistem sesuai dengan kebutuhan.

Wakil Rektor Bidang Keuangan Dan Administrasi Dr. Ir. Hj. Siti Mardiana, Msi menegaskan pada semester Genap untuk semua dosen diwajibkan untuk mengisi RKTS/EKTS secara online.

Wakil Rektor II juga menyampaikan dalam mengapresasi hal ini ketua Yayasan Pendidikan Haji Agus Salim Drs. H. M. Erwin Siregar, MBA akan memberikan tunjangan khusus bagi dosen yang mengisi RKTS/EKTS secara online.

Besarnya tunjangan yang diberikan sesuai kriteria yang telah ditetapkan, tetapi untuk dosen yang telah menggunakan RKTS/EKTS, Blog Dosen, Dan Elearning telah dipastikan mendapat Rp. 500.000. kemudian adalagi tunjangan yang sesuai kriteria yang besarnya mencapai RP. 1.000.000,-

Menurut Beliau Ketua YPHAS sangat komitmen dalam percepatan mutu terutama dalam bidang Sumber Daya Manusia (SDM), oleh karena itu Beliau berpesan agar para dosen serius mengikuti kegiatan ini, Karena pentingnya  beliau juga akan mengikuti kegiatan ini sampai selesai.

Adapun Narasumber dari kegiatan tersebut adalah Ir. Haniza, MT dari Lembaga Penjaminan Mutu (LPM)  yang menjelaskan penggunaan RKTS/EKTS Online. Ady Satria, ST, Ruslan Abdul Gani Rambe, S. Kom, Bento Aditya Hadibroto, S. Kom  dari Pusat Data & Aplikasi Informasi (PDAI) yang menjelaskan penggunaan blog dosen, webmail dan E-Learning.

Pusat Data dan Aplikasi Informasi (Pusdakin) UMA

Pusat Data dan Aplikasi Informasi (Pusdakin) UMA

Perkembangan tekhnologi informasi saat ini sangatlah cepat dimana hampir disemua bidang pekerjaan sehari-hari kita senantiasa membutuhkannya. Teknologi Informasi merupakan teknologi yang dibangun dengan basis utama teknologi komputer. Perkembangan teknologi komputer yang terus berkembang membawa implikasi utama teknologi ini pada proses pengolahan data yang berujung pada informasi yang mudah, efisien dan cepat.

Untuk menjawab tantangan kebutuhan di lingkungan kampus Universitas Medan Area, dengan gagasan dan ide Ketua Yayasan Pendidikan Haji Agus Salim Bapak Drs. H. M. Erwin Siregar, MBA maka dibentuklah Unit Pelayanan Teknis (UPT) Pusat Data dan Aplikasi Informasi (PDAI).

Pusat Data dan Aplikasi Informasi (PDAI) Universitas Medan Area ini dibentuk secara prinsip yang bertujuan untuk menyelenggarakan pengelolaan data dan sistem tekhnologi informasi, pengembangan dan penerapan sistem informasi manajemen, pengembangan, pemeliharaan dan pengamanan insfrastruktur, penyebarluasan data dan informasi, pembinaan pemanfaatan sistem informasi dan teknologi informasi di lingkungan kampus Universitas Medan Area.

Adapun fungsi yang berkaitan dengan kebutuhan pengembangan teknologi informasi kampus Universitas Medan Area adalah sebagai berikut:

  1. Pengelolaan data dan aplikasi informasi pada Fakultas/Prodi, Program Pascasarjana, Biro, Lembaga, Unit dan Kepegawaian serta data dan informasi lainnya terkait dengan sistem informasi.
  2. Pengembangan, penerapan, dan pengelolaan sistem informasi manajemen di lingkungan kampus Universitas Medan Area.
  3. Pengembangan, pengelolaan, dan pengamanan infrastruktur serta sistem jaringan komunikasi dan data teknis di lingkungan kampus Universitas Medan Area.
  4. Penyebarluasan data dan informasi melalui jaringan komunikasi di lingkungan kampus Universitas Medan Area.
  5. Pembinaan pemanfaatan teknologi informasi, sistem informasi dan informasi di lingkungan kampus Universitas Medan Area.
  6. Pelaksanaan kerjasama antar unit kerja dan antar lembaga/biro guna mendukung pengembangan sistem informasi manajemen Universitas Medan Area.
  7. Pelaksanaan urusan ketatausahaan dan keuangan, perencanaan dan program kerja, serta pelaporan dan evaluasi pelaksanaan tugas di lingkungan Pusat Data dan Aplikasi Informasi.
  8. Pelaksanaan pendokumentasian, penyimpanan, pengolahan dan pemeliharaan sistem database di Universitas Medan Area.
  9. Penyelenggaraan dan pelayanan perpustakaan berbasis aplikasi dan digitalisasi di Perpustakaan Pusat dan Perpustakaan Fakultas.
  10. Monitoring dan Evaluasi aplikasi yang sudah dibangun kepada admin/operator dan para staf Fakultas, Pascasarjana, Lembaga, Biro, Unit dan Mahasiswa.
  11. Pelaksanaan fungsi-fungsi lain yang diberikan oleh Ketua Yayasan Pendidikan Haji Agus Salim dan pimpinan Universitas Medan Area.

Saat ini PDAI UMA sudah menyelesaikan beberapa Project Aplikasi berbasis sistem informasi yang sudah dapat dimanfaatkan oleh civitas akademika Universitas Medan Area yaitu diantaranya :

PDAI UMA sangat membutuhkan dukungan dari semua pihak dari Yayasan, Rektorat, Dekanat dan seluruh staf Fakultas, Biro, Lembaga, dan Unit agar kedepannya Pusat Data dan Aplikasi Informasi (PDAI) Universitas Medan Area diharapkan dapat menjalankan perannya secara maksimal dalam memberikan dukungan teknis terkait informasi dalam pelaksanaan tugas dan fungsi dalam percepatan mutu pelayanan akademik di lingkungan kampus Universitas Medan Area.

Tak ada gading yang tak retak, semua program aplikasi, website dan lainnya yang sudah PDAI bangun tentulah masih jauh dari kesempurnaan. Untuk itu do’a dan dukungan kita semua sangatlah dibutuhkan demi meningkatkan mutu pelayanan di kampus tercinta kita Universitas Medan Area.

Peluncuran Aplikasi Android InfoUMA

Peluncuran Aplikasi Android InfoUMA

Alhamdulillah, Universitas Medan Area (UMA) meluncurkan aplikasi Android untuk memudahkan mahasiswa dalam mendapatkan info tentang kampus dan administrasi dengan mudah, efesien dan cepat. Aplikasi bernama ‘InfoUMA‘ bisa diunduh melalui Google Play Store untuk semua pengguna smartphone dengan Operator Sistem (OS) Android.

Wakil Rektor I Bidang Akademik, Dr. H. Heri Kusmanto, MA menyatakan aplikasi ini akan sangat membantu mahasiswa dan stake holder UMA untuk mengadakan update kabar terbaru di kampus Universitas Medan Area.
“Kalau mau update info terbaru dari kampus UMA bisa ada di aplikasi ini, jadi di dalamnya ada berita terbaru tentang UMA dari jadwal kuliah, ujian, dosen hingga info KRS Online, sehingga akan mempermudah komunikasi dengan para mahasiswa,” paparnya.

Kepala Pusat Data dan Aplikasi Informasi (PDAI) UMA, Ady Satria, ST menerangkan bahwa Aplikasi Android InfoUMA ini adalah rancangan versi pertama (v1.1)  dan kedepannya akan terus di kembangkan dan di update fitur dan fungsinya. Untuk Android dengan versi 4.0 akan mendapatkan aplikasi custom dengan besaran file sebesar 5,3 Megabyte.
Jadi tunggu apalagi ayo segera Download aplikasinya dan beri review dan saran yang positif dan membangun di Playstore dengan kata kunci: InfoUMA.

Sosialisasi AOC ke Seluruh Fakultas

Sosialisasi AOC ke Seluruh Fakultas

Academik Online Campus (AOC) adalah sistem informasi kampus yang menunjang mahasiswa untuk proses belajar mengajar. dalam AOC mahasiswa dapat melihat nilai, mengatur Rencana Studi (KRS) dan Melihat jadwal kuliah.

Salah satu agenda tim ICT- UMA yaitu sosialisasi AOC ketujuh fakultas dan Program Pasca Sarjana. pelaksanaan sosialisasi yang pertama akan dilakukan ke pegawai fakultas sebagai staf admin yang mengoprasikan AOC kedepannya. Setelah sosialisasi kepada pegawai, AOC akan diujicoba ke mahasiswa.

Setelah mengikuti prosedur dan uji coba maka AOC akan di implementasikan, AOC Versi 1 ditargetkan selesai pada bulan Februari 2016. Tim PDAI akan terus menyempurnakan AOC sehingga benar-benar dapat berjalan dengan baik dan bermanfaat bagi proses belajar mengajar di Universitas Medan Area.

Diharapkan dengan adanya AOC mahasiswa tidak lagi menggunakan sistem manual dalam pengisian KRS, Melihat Nilai dan Lain-lain.

Cara Bos Perusahaan Teknologi Manfaatkan Kekayaannya untuk Berbagi

Cara Bos Perusahaan Teknologi Manfaatkan Kekayaannya untuk Berbagi

Pemimipin perusahaan teknologi dunia seperti Facebook, Microsoft, Google, WhatApp, Apple atau bahkan perusahaan e-commerce Jualo.com ternyata tidak hanya fokus mengeruk uang dari bisnis mereka. Dibalik itu ternyata mereka juga merupakan para dermawan yang rela menyumbang sebagian besar kekayaan untuk masyarakat.

Chaim Fetter

Ramadan ini dijadikan momen penting oleh pendiri Jualo.com, Chaim Fetter, dengan mengajak para dermawan berbagi kepedulian terhadap sesama. Khususnya anak-anak tak mampu dengan memberikan peluang bagi donatur yang ingin sedekah maupun zakat di sebuah yayasan sosial yang didirikannya, yaitu Yayasan Peduli Anak (YPA).

YPA adalah sebuah lembaga swadaya masyarakat yang sudah berdiri sejak 10 tahun lalu serta fokus membantu anak-anak yang patut di bantu di wilayah Nusa Tenggara Barat, khususnya pulau Lombok.

Hasil sedekah maupun zakat nantinya akan disalurkan ke berbagai macam program di bidang pendididikan, kesehatan, kesejahteraan keluarga, dan untuk membiayai tiga asrama bagi anak-anak terlantar dan yatim piatu. Para donatur yang ingin mengetahui YPA lebih lanjut, kunjungi websitenya di www.pedulianak.org.

Selama lebih dari 10 tahun, YPA tidak hanya menyekolahkan lebih dari 1.000 anak kurang mampu di Lombok, Nusa Tenggara Barat, tapi juga memberikan bantuan kesehatan, makanan dan advokasi bagi ribuan anak lainnya secara gratis.

Meskipun fokus utamanya adalah untuk meningkatkan kualitas hidup anak, YPA juga menaruh perhatian terhadap masalah sosial lainnya di Lombok. Misalnya pernikahan dini dan tingginya angka perceraian menyebabkan banyak orang tua yang menelantarkan anaknya. Peduli Anak bekerja sama dengan Kementerian Sosial RI memberikan bantuan finansial dan bimbingan untuk 250 anak-anak yang hidup dalam keluarga sangat miskin.

Biaya operasional untuk yayasan pada awalnya ditanggung oleh Chaim dan beberapa teman. Lambat laun, ada donatur baik dari dalam maupun luar negeri yang ikut menyalurkan bantuan melalui program-program YPA.

Bill Gates

Pendiri sekaligus mantan CEO Microsoft ini tidak hanya kaya raya, tetapi juga seorang dermawan. Yayasan bernama Bill & Melinda Gates Foundation menjadi saksi bisu kedermawanan tersebut.

Sejak didirikan pada 2000, ditotal Bill telah menyumbangkan setidaknya USD300 miliar atau Rp367 triliun. Sementara pada 2007, Bill dan Melinda Gates dinobatkan sebagai filantropi paling dermawan kedua di Amerika Serikat dengan total sumbangan untuk amal sebanyak USD28 miliar.

Mark Zuckerberg

Siapa sangka tokoh muda pengagas Facebook ini juga merupakan seorang dermawan. Mark pernah menjadi sosok orang paling dermawan pada 2012. Bersama dengan sang istri, Pricilla Chan, mereka telah mendonasikan sekira USD500 juta pada silicon valley community fondation beberapa waktu lalu.

Sedangkan pada tahun lalu, bos teknologi dari Menlo Park (kantor pusat Facebook) ini, mengeluarkan uang sebanyak USD25 juta (Rp300 miliar) untuk membantu menangani pencegahan virus ebola pada anak-anak. Sang istri disebut-sebut otak dibalik aksi kedermawanan Mark selama ini.

Sergey Brin

Tokoh dibalik berdirinya mesin pencari paling populer sejagat raya, Google, ini termasuk salah satu dermawan diantara sejumlah filantropi lainnya. Sergey Brin bersama sang istri nyonya Wojcicki memberikan donasi sekira USD187 kepada yayasan Brin Wojcicki Foundation.

Laman philanthropy memuat pada 2013, mereka telah menyumbangkan uang dengan total mencapai USD219 juta. Dana tersebut digunakan untuk berbagai aksi sosial seperti, memajukan dunia pendidikan, lingkungan, isu-isu perempuan serta membantu yayasan yang bergerak di bidang Hak Asasi Manusia.

Tim Cook

Tidak hanya dikenal sebagai penyuka sesama jenis alias gay, tetapi belakangan Cook juga bergabung bersama sejumlah orang paling kaya dunia untuk menjadi filantropis. Menurut majalah Fortune, seperti diberitakan laman philanthropy, Cook berencana untuk mendonasikan kekayaan sekira USD800 juta untuk amal sebelum dia meninggal.

Pada 2012 dirinya telah menyumbangkan sekira US50 juta untuk rumah sakit di Stanford University. Cook saat ini turut fokus pada isu-isu sosial tentang penanggulangan HIV/AIDS serta perubahan iklim.

Jan Koum

Pendiri layanan pesan instan WhatsApp yang digunakan oleh jutaan umat di dunia ini juga merupakan salah satu filantropi dunia. Sejak 2014, total uang yang telah didonasikan oleh Jan mencapai USD556 juta.

Dana tersebut diberikan kepada yayasan Silicon Valley Community Foundation tahun lalu. Sementara total kekayaan yang dimiliki Jan sejak Facebook mengakuisisi WhatsApp dengan nilai USD21,8 miliar adalah mencapai USD7,6 miliar.